Wow…Ribuan Yacht Asing Menunggu Bersandar di Indonesia

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak tempat-tempat menarik untuk dieksplorasi. Salah satu cara menikmati Indonesia adalah dengan crusing (berlayar). Banyak orang luar yang ingin menjelajah Indonesia dengan yacht namun sering terkendala di perizinan yang berbelit-belit.

Melihat peluang dan tantangan ini, pemerintah telah mengeluarkan peraturan yang memudahkan kapal wisata dan kapal layar masuk ke Indonesia.

Jurnal Maritim, Menteri Koordintaor Bidang Kemaritiman, Indroyono Soesilo mengatakan ribuan kapal yacht dari Australia dan Singapura sudah lama menunggu untuk bisa bersandar di Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah akan terus menodorong pemangunan dermaga marina-marina di Indonesia.

“Kapal yacht dari Australia berjumlah sekitar 30.000-an dan 3.000-an dari Singapura sudah lama menanti bisa bersandar di Indonesia. Dengan adanya dermaga marina, kapal dari negara kawasan Mediterania, Australia dan Amerika bisa memarkir kapalnya di Indonesia,” kata Indroyono, dalam kunjungan kerjanya ke Balai Pendidikan dan Pelatihan Perikanan Banyuwangi, Jumat (6/3).

Pemerintah, dikatakan Indroyono, telah menerbitkan peraturan yang memberi kemudahan masuknya kapal wisata dan kapal layar. Pasalnya, sebelum ada aturan tersebut, mereka ingin masuk ke Indonesia tapi izinnya susah, bisa memakan waktu hingga 30 hari. Setelah 100 hari pihaknya bekerja, keluarlah Peraturan Presiden Nomor 180 Tahun 2014.

Dengan peraturan tersebut, lanjut Indroyono, kini kapal-kapal yacht bisa parkir di pelabuhan Indonesia hingga 12 bulan dan dapat diperpanjang. Ongkos parkirnya dalam satu bulan sekitar 400 dolar AS/ kapal. Jika diperhitungkan, dari 100 kapal diperkirakan bisa memperoleh Rp500 miliar. “Hal ini menjadi peluang yang sangat baik bagi Indonesia, untuk mendapatkan PNBP dari sektor kemaritiman.”

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, dirinya sangat senang dengan rencana pemerintah untuk meningkatkan wisata bahari di daerahnya. Ia sangat mendukung rencana tersebut, dan serius menyiapkan lahan untuk pembangunan dermaga marina.

“Kami telah menyiapkan lahan di sekitar Pantai Boom untuk dibangun marina dengan investasi dari PT. Pelindo, dan akan disupport oleh kementerian. Untuk nilai investasinya masih dihitung, dan rencanya akhir tahun ini pembangunannya akan dimulai,” papar Anas.

Dalam pengembangan wisata bahari, Banyuwangi tengah mempersiapkan Muncar tak hanya sebagai tempat pelelangan ikan, tapi juga destinasi wisata bahari baru. Terkait festival yang bakal dilaksanakan bulan depan, dijadwalkan berlangsung di pantai dengan latar belakang kapal-kapal nelayan yang tengah
bersandar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s