Risiko Wisata Pantai dan Penanganannya (Bag.1)

Pantai tak pernah membosankan! Pantai selalu menawarkan pengalaman yang membuat anda merasa rileks dan bahagia. Panorama bawah laut, pantai berpasir putih, siraman sang surya, sunset, sunrise membuat Pantai ngangenin

Walaupun wisata pantai selalu menarik, ada baiknya kita tetap memperhatikan keselamatan dan kesehatan selama berlibur Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika wisata pantai

Kulit terbakar matahari. Sebelum melakukan aktivitas pantai, jangan lupa untuk mengoleskan krim tabir surya di wajah dan tubuh Anda. Pilih lah krim yang dapat menangkal sinar UVA dan UVB dengan minimal SPF 30 dan anti air.

Namun, jika Anda kelupaan dan kulit Anda terlanjur  terbakar matahari, maka gunakan saja after sun cooling gel yang biasanya mengandung ekstrak lidah buaya.  Kulit terbakar ditandai dengan kulit memerah, terkelupas, dan terasa perih.

Untuk pertolongan pertama, anda dapat;

  • menuangkan susu dingin ke bagian yang terbakar.
  • mendinginkan lidah buaya, memotong kulitnya dan mengambil daging di dalamnya, kemudian mengompreskan ke kulit yang terbakar.

Terkena bulu babi. Bulu babi (sea urchin) sebenarnya pasif dan tidak menyerang. Namun, seringkali wisatawan tak sengaja menginjaknya saat berenang di pantai. Cara tradisional saat terkena bulu babi adalah mengencingi bagian tubuh yang tertusuk duri bulu babi. Cara lain adalah dengan mencungkil duri yang tertancap. Setelah itu oleskan dengan antiseptik atau gunakan madu.

Tersengat ubur-ubur. Sengatan ubur-ubur memang tak mematikan, terutama ubur-ubur yang berada di perairan Indonesia. Namun, Anda harus waspada, di beberapa daerah dan negara terdapat jenis ubur-ubur yang mematikan yaitu jenis ubur-ubur kotak yang biasa ditemukan di perairan Australia.

Ciri-ciri orang yang terkena sengatan ubur-ubur adalah bagian yang tersengat akan terasa gatal dan panas. Dada  terasa sesak dan perut mual.

Jika terkena sengatan, jangan menyiram bagian yang tersengat dengan air tawar seperti air mineral maupun air es. Jangan pula menggosok-gosok bagian tubuh yang disengat, hal ini  menyebabkan bisa tentakel ubur-ubur semakin menjalar. Jemurlah tubuh di terik matahari dan oleskan sesuatu yang membuat kulit panas seperti cabai atau jahe.

Cara lain adalah dengan menyemprotkan cuka dan perasan jeruk nipis. Copotlah sisa tentakel dengan mencungkilnya keluar. Beri minuman air panas atau teh panas kepada penderita untuk mengurangi rasa sesak.

Berlanjut ke Bag.2

Must Bring Items Wisata Pantai

Sewa Speedboat/Yacht Marina Ancol 2013

Iklan

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s